MENGADILI perkara seseorang dalam
pengadilan tentu bukan profesi yang mudah. Butuh ketegasan dan kekuatan hati
saat harus menjatuhkan vonis hukuman kepada pelaku kejahatan. Namun, rupanya
tugas negara sebagai hakim menjadi tantangan tersendiri bagi Jumiati Alim.
Wanita yang akrab disapa Mimy ini
mengaku bahwa menjadi hakim adalah passion yang dijalaninya sepenuh hati. Sejak
menamatkan sekolah di SMA Negeri 1 Makassar, tahun 2005 silam, Mimy memang
tertarik untuk mendalami dunia hukum. Namun saat itu keinginannya bukan menjadi
hakim, melainkan pengacara. Namun seiring berjalannya waktu, Mimy merasa
prihatin terhadap komentar negatif masyarakat yang sering menganggap hukum di
Indonesia tidak adil.
Bertekad untuk menjadi seorang
hakim, Mimy kemudian melanjutkan pendidikan strata satu di Fakultas Hukum
Universitas Hasanuddin. Ia kemudian mendalami ilmunya lewat sekolah pasca
sarjana di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Setelah lulus kuliah, Mimy
kemudian mengikuti seleksi CPNS pada tahun 2011 di Pengadilan Negeri Depok. Ia
kemudian memulai kariernya setelah diterima oleh Mahkamah Agung sebagai calon
hakim di Depok, Jawa Barat. Barulah setelah itu ia dilantik sebagai hakim di
Pengadilan Negeri Jeneponto sejak September tahun 2014 lalu hingga sekarang.

Comments
Post a Comment